Penerapan Transaksi Non-Tunai Jangan Bikin Petugas Tol Kena PHK

Tangerang, (RN) – Pemberlakukan transaksi non-tunai di tol yang diterapkan sejak 1 Oktober lalu bisa mengancam nasib para petugas tol. Dengan pemberlakukan sistem itu, tenaga mereka dalam melayani transaksi sudah tidak dibutuhkan lagi. Melihat kondisi ini, Anggota Komisi VI DPR Iskandar Syaichu mewanti-wanti Pemerintah agar memerhatikan nasib pada petugas tol tersebut. Jangan sampai gara-gara pemberlakukan transaksi nontunai, para petugas itu harus kena pemutuhan hubungan kerja (PHK).

“Menurut pihak Jasa Marga, petugas tol ini dalam waktu 3-6 bulan ke depan masih aman. Tapi, yang jadi pertanyaan, bagaimana nasib mereka setelah 6 bulan itu,” kata politisi PPP ini di Gedung DPR, Rabu (11/10).

Karena itu, dia meminta garansi dari Pemerintah bahwa penerapan kebijakan transaksi nontunai di tol tidak berimbas pada PHK untuk para petugas yang selama ini berjaga. “Untuk itu, pihak Jasa Marga harus memberikan penjelasan bagaimana skema yang akan diterapkan terhadap mereka,” imbuhnya.

Anggota Komisi VI DPR Bowo Sidik Pangarso mengusulkan kepada Jasa Marga agar tidak secara serentak menghapus semua layanan tunai. Sebaiknya Pemerintah tetap menerapkan pelayanan tunai di beberapa pintu tol.

“Jadi, tetap ada gerbang yang masih bisa pakai uang tunai, sehingga bisa dilihat perbandingannya bagaimana yang pakai kartu dan uang cash,” kata politisi Golkar itu.
Bowo mengakui, penerapan transaksi nontunai memang baik. Namun, sistem itu tidak bisa serta merta dipaksakan kepada semua masyarakat. Sistem itu harus dilakukan secara bertahap. Jadi, tidak boleh semua gerbang tol harus nontunai.

Kata Bowo, alangkah baiknya Pemerintah mendorong masyarakat untuk sadar sendiri. Caranya, dengan memperlihatkan perbandingan kepraktisan menggunakan uang elektronik dan bertransaksi secara tunai.

“Kalau masyarakat lihat yang pakai tunai macet dan antre, pasti mereka beralih ke nontunai,” jelas dia.

Ditambahkan Bowo, adanya gerbang tol tunai juga penting untuk jaga-jaga jika ada masyarakat lupa membawa uang elektronik. Jika tidak ada gerbang tunai, kondisi tersebut justru bisa membuat pintu tol macet. Satu mobil yang lupa membawa kartu uang elektronik akan menghalangi mobil lain yang mau masuk (Lingga MA)

Related posts:

Tinggalkan Balasan

*