Banyaknya Korban Berjatuhan Akibat Miras Oplosan, Kapolda Banten Intruksikan Semua Jajaran Razia...

Banyaknya Korban Berjatuhan Akibat Miras Oplosan, Kapolda Banten Intruksikan Semua Jajaran Razia Pedangang Miras Oplosan

11 views
0
BERBAGI

BANTEN – Kapolda Banten Brogjen Pol Listyo Sigit Prabowo menginstruksikan jajarannya untuk lebih intensif melakukan operasi peredaran minuman keras (miras) oplosan di wilayah hukum Polda Banten. Hal itu untuk menekan adanya korban jiwa serta persiapan menghadapi bulan suci Ramadhan.

“Untuk wilayah polda Banten seluruh jajaran polres dan polda setiap hari melaksanakan razia miras oplosan sehingga kita yakinkan agar betul-betul bisa zero, khususnya menghadapi bulan Ramadhan,” kata Kapolda, Senin (16/4/2018). Dilansir BantenNews.co.id

Ia berharap umat Islam di Banten dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman. “Sehingga masyarakat bisa terbebas dari peredaran miras oplosan dan ibadah puasa tidak terganggu dengan isu tersebut. Apalagi wilayah kita dikenal dengan kota 1000 kiyai sejuta santri,” kata Kapolda.

Sebelumnya, minuman keras (miras) oplosan kembali merenggut nyawa. Kali ini tiga warga Kecamatan Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten tewas setelah menenggak miras oplosan. Ketiga korban sempat dirawat di rumah sakit namun Senin (19/3/2018) silam, nyawa ketiga korban tidak bisa diselamatkan. Ketiganya korban itu, Ulumudin (19), Sulaeman (15) dan Samsudin (18), ketiganya warga Kecamatan Lebak Wangi.

Pesta miras oplosan dilakukan remaja itu Sabtu (17/3/2018) sekitar pukul 22.00 WIB, di pos ronda Kampung Iwil-iwil, Kecamatan Lebak Wangi. Miras oplosan ala remaja Lebak Wangi terdiri dari alkohol bercampur minuman suplemen dan ditambah beberapa sachet obat batuk.

Minggu sekitar pukul 02.00 WIB, miras oplosan yang ditenggak ketiga remaja mulai bereaksi. Selain merasa pusing, ketiga remaja ini merasa mual disertai sakit perut. Tak tahan dengan kondisinya ini, ketiga remaja ini pulang ke rumah masing-masing. Namun setiba di rumah, reaksi dari minuman oplosan ini malah semakin menjadi.

Oleh keluarganya, ketiga korban segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapat tindakan medis. Dikarenakan kondisinya yang sudah parah, ketiga korban dirujuk ke RSUD Serang. Meski tim dokter telah melakukan pertolongan namun nyawa ketiga korban tidak berhasil diselamatkan.

Di tempat lain, miras oplosan diduga menjadi biang keladi korban meninggal dunia di Kota Serang. Korban bernama Obi alias Obi Mesakh meninggal dunia diduga setelah menenggak miras oplosan di tempatnya bekerja sebagai buruh di kawasan Cikande, Kabupaten Serang.

Sebelum meniggal dunia, korban sempat dirawat di Rumah Sakit Hermina Ciruas Medika, Ciruas, Kabupaten Serang. Korban pada Jumat (13/4/2018) sepulang kerja korban mengaku sakit pada bagian dada hingga mengakibatkan sesak napas kepada orangtuanya.

“Dibawalah ke rumah sakit (Rumah Sakit Hermina Ciruas Medika, Ciruas, Kabupaten Serang) oleh orangtuanya. Begitu subuh meniggal dunia,” kata Kapolsek Walantaka, AKP Atip Ruhyaman melalui sambungan telpon. (Mg/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY