Persekusi Susi Ferawati Di Car Free Day, Polda Metro Bentuk Tim Khusus

Persekusi Susi Ferawati Di Car Free Day, Polda Metro Bentuk Tim Khusus

11 views
0
BERBAGI

KRIMINAL – Kepolisian Daerah Metro Jaya membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan kasus persekusi yang dialami oleh seorang wanita bernama Susi Ferawati saat kegiatan car free day (CFD) di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Minggu, 29 April 2018.

“Saat ini tim masih penyelidikan ya,” ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono di Jakarta, Sabtu, 5 Mei 2018.

Argo menambahkan, dalam proses penyelidikan tersebut, penyidik melakukan pemanggilan terhadap pihak pelapor untuk dimintai keterangan dan klarifikasi mengenai kejadian yang dialaminya bersama anak laki-lakinya itu.

“Pelapor nanti akan kami tanyakan garis besarnya adalah bahwa apa yang dia lakukan pada saat itu, kemudian apa yang dia rasakan, kejadian apa yang dia alami di situ ya dan lain-lain, itu nanti akan ditanyakan oleh penyidik,” ujarnya.

Selain itu, kata Argo, penyidik juga akan meminta keterangan terkait dengan siapa pelapor pada saat kejadian persekusi itu. Pertanyaan itu, kata Argo, untuk mengetahui saksi-saksi yang berada di sekitar tempat kejadian perkara.

“Biar diketahui saksi-saksi siapa saja. Ya jadi biarkan penyidik bekerja, kita tunggu nanti hasilnya seperti apa,” ujarnya.

Sebelumnya, Susi Ferawati, wanita yang diduga mengalami persekusi di car free day (CFD) kawasan Bundaran HI, Jakarta, telah diperiksa oleh penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi terkait laporannya. Saat diperiksa, Susi didampingi perwakilan dari organisasi Cyber Indonesia.

“Iya ini mau diperiksa terkait soal kejadian di CFD (Car Free Day),” ujar Susi di Polda Metro Jaya pada Jumat 4 Mei 2018.

Susi mengatakan akan memberikan keterangan lebih lanjut setelah pemeriksaan selesai. “Nanti ya nanti,” kata dia.

Dugaan Susi mengalami intimidasi dan persekusi bersama anaknya terjadi pada kegiatan CFD yang digelar di Jakarta, Minggu, 29 April 2018. Peristiwa itu diketahui publik setelah sebuah video yang tersebar di media sosial.

Dalam video tersebut, dua kelompok dengan atribut kaus bertuliskan #2019GantiPresiden dan #DiaSibukKerja bersitegang. Aksi persekusi itu diduga dilakukan oleh kelompok berkaos #2019GantiPresiden kepada seorang ibu yang memakai kaus #DiaSibukKerja dan seorang anak yang sedang berada di kegiatan CFD.

Susi kemudian melaporkan hal tersebut kepada polisi dengan dua laporan sekaligus yakni di Polda Metro Jaya dan Mabes Polri. (Krm/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY