Tenggak Miras Oplosan Jenis Ciu, 5 Warga Diperumahan Bekasi Tewas

Tenggak Miras Oplosan Jenis Ciu, 5 Warga Diperumahan Bekasi Tewas

20 views
0
BERBAGI

KRIMINAL – Korban tewas akibat menenggak miras oplosan kembali terjadi di Kota Bekasi. Adalah 5 orang warga Perumahan Ambarapura Kodau, Jatimekar, Jatiasih, Kota Bekasi yang dilaporkan tewas usai menenenggak miras oplosan jenis Ciu.

Korban tewas yang bertetangga itu adalah Yoppy (45), Herry (57), Hermadi (57), Alfian (52) dan Imron (44). Rumah korban miras yang saling berdekatan di Perumahan Ambarapura Kodau, Jatiasih itu pun kini telah dipasangi  tenda dan bendera kuning sebagai bentuk tanda berduka cita.

Suryadi (55), adik korban tewas atas nama Hermadi (57) mengatakan kakaknya menenggak miras oplosan jenis ciu itu pada Selasa malam, 17 April 2018. Namun sehari kemudian kehilangan nyawa ketika berada di rumah sakit.

“Kakak saya meninggal Rabu, 18 April 2018 malam setelah dibawa ke RS. Dikuburnya kemarin Kamis,” ucap Suryadi ditemui di Perumahan Ambarapura Kodau, Jumat, 20 April 2018.

Suryadi menuturkan, miras oplosan jenis ciu yang diminum kakaknya itu didapat  dari salah satu warga  bernama Untung (58) yang tinggal tidak jauh dari lokasi. Menurut Suryadi, Untung telah digekandang polisi karena saat dilakukan penggeledahan ditemukan barang bukti miras oplosan siap edar.

Selain korban tewas, dilaporkan ada pula 3 orang yang turut menenggak ciu oplosan tersebut masih menjalani perawatan intensif di RS Kartika Husada yakni Indra, Jeki, dan Elvis.

Sementara itu Kapolsek Jatiasih Kompol Illi Anas membenarkan adanya korban tewas akibat miras oplosan di wilayahnya. Menurut Illi, penyelidikan terkait kasus itu tengah dilakukan kepolisian.

“Kita masih menyelidiki penyebab kematian korban, kita masih menggali keterangan para saksi,” kata Illi saat dihubungi, Jumat, 20 April 2018 malam.

Data yang diperoleh, korban miras oplosan di Bekasi secara formal berjumlah tujuh orang yang tersebar di tiga wilayah di Kota Bekasi, Pondok Gede, Bekasi Selatan dan Jatiasih.

“Dari laporan resmi baru 7, tapi saya dapat laporan iru bertambah satu, “ucap Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Indarto pekan lalu. (Krm/Red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY