PDI Perjuangan soal Kritikan Bantuan Rohingya : Justru Prabowo yang Pencitraan

PDI Perjuangan soal Kritikan Bantuan Rohingya : Justru Prabowo yang Pencitraan

53 views
0
BERBAGI

Jakarta, (RN) – Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyebut bantuan kemanusiaan yang dikirimkan pemerintah Indonesia untuk etnis Rohingya hanyalah pencitraan belaka.
Hal tersebut dikatakan Prabowo, Sabtu (16/9) saat berorasi di Aksi Bela Rohingya 169 di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat tepat di samping Patung Kuda Arjuna Wiwaha.

Lalu apa komentar PDIP sebagai partai pendukung pemerintah? Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PDIP Charles Honoris menilai bahwa saat ini pemerintah sedang berusaha keras memperbaiki keadaan di Rakhine State, mengatasi krisis kemanusiaan di Rohingya.

“Jadi maunya Pak Prabowo ini seperti apa misalnya. Mau ngirim pasukan misalnya, kan enggak bisa semua kan ada aturannya. Pemerintah sudah berusaha maksimal, berupaya maksimal melalui diplomasi. Apalagi Presiden sudah mengirimkan menlu dan sudah menemui pimpinan, baik itu pimpinan sipil maupun pimpinan militer di Myanmar,” kata Charles

Prabowo Kritik Bantuan RI ke Rohingya: Hanya Pencitraan
Pesan Prabowo ke FPI: Harus Sejuk, Pakai Kepala dan Otak
Golkar Bantah Tudingan Prabowo Bantuan untuk Rohingya Hanya Pencitraan

“Saya rasa pemerintah sudah dan sedang, berupaya maksimal untuk menghentikan siklus kekerasan,” sambungnya.
Charles berpendapat bahwa komentar Prabowo tersebut tak berdasar. Malahan ia menyebut Prabowo sendiri yang sedang melakukan pencitraan.

“Apa yang disampaikan Pak Prabowo ini sangat tidak berdasar, dan justru yang saya katakan ini Pak Prabowo sendirilah yang melakukan pencitraan. Gampangnya ginilah, statement Prabowo merupakan bentuk penyebaran informasi yang tidak faktual, atau hoax lah ya, jadi saya juga berharap ketika Pak Prabowo menyampaikan sesuatu mohon itu dipelajari dulu, dilihat dulu faktanya,” ujar Charles.

Charles juga menjelaskan pemerintah saat ini juga tengah mengupayakan diplomasi melalui forum internasional demi menghentikan kekerasan di Myanmar.

“Maunya Pak Prabowo, apabila Pak Prabowo jadi presiden yang mau dilakukan apa? Apakah mengirimkan pasukan misalkan, itu kan sudah melanggar aturan main. Kita tak bisa serta merta mengirimkan pasukan anggota TNI misalkan ke suatu negara yang berdaulat,” tuturnya.

Reporter : YUDI

Editor : Najib Lee

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY