Devi Siswi Kelas 6 SDN Sadah Klarifikasi Soal Dirinya Sebut Bangunan SD-nya...

Devi Siswi Kelas 6 SDN Sadah Klarifikasi Soal Dirinya Sebut Bangunan SD-nya Bekas Kandang Kerbau Ke Bupati Serang

65 views
0
BERBAGI

Banten, (RN) – Video seorang murid SD Sadah kelas 6 Kecamatan Ciruas Kabupaten Serang bernama Devi yang ingin sekolahnya diperbaiki karena menempati bekas kandang kerbau berbuntut panjang. Setelah didatangi oleh Gubernur Banten.

Bupati Serang Tatu Chasanah merespons bahwa kasus tersebut dipolitisasi. Bahkan hari ini (4 Desember 2017) Bupati memanggil Devi siswa kelas 6 SDN Sadah untuk mengklarifikasi pernyataan tersebut dihadapan Bupati Serang dan pejabat pendidikan.

Istimewa

Sebagai Akademisi FKIP Untirta Dr. Firman Hadiansyah, M.Hum, merespons beberapa hal:

1. Siswa memiliki hak yang sama untuk mendapatkan ilmu pengetahuan, termasuk sarana-prasarana sekolah sebagai penunjang. Tuntutan Devi (kelas 6 SD) yang menjadi artikulator agar sekolahnya diperbaiki adalah tamparan keras bagi dunia pendidikan di Indonesia.

2. Bupati Serang, Tatu Chasanah, merujuk UU No 23 Tahun 2014, harus bertanggungjawab, karena kewenangan SD ada di tingkat Kabupaten. Menyalahkan wartawan/ media yang dituduh melakukan politisasi terhadap kasus ini adalah pernyataan yang hanya memperkeruh persoalan dan melepaskan tanggungjawab.

3. Memanggil Devi ke pendopo dan melakukan klarifikasi kepada Bupati Serang bukanlah cara arif dalam menuntaskan persoalan. Publik tidak hendak mendengar klarifikasi apakah sekolah itu bekas kandang kerbau atau bukan, tetapi yang diharapkan oleh publik adalah solusi untuk membangun sekolah agar lebih manusiawi.

Tiga poin Cara-cara yang dilakukan oleh Bupati dengan memanggil Devi untuk mengklarifikasi adalah bentuk-bentuk represif yang akan menghancurkan psikologis siswa dan berdampak pada psikologi sosial terkait pendidikan di kabupaten Serang.

Cara ini sangat tidak elegan, cenderung reaktif dan tidak mempertimbangkan efek psikologis siswa, guru dan masyarakat sekitar,’ ujar Firman Hardiansah.¬†(Mnl/red).

 

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY