Situs Peninggalan Sejarah Di Kabupaten Serang, Minim Anggaran

Situs Peninggalan Sejarah Di Kabupaten Serang, Minim Anggaran

9 views
0
BERBAGI
Istimewa

Kab. Serang – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dibdikbud) Kabupaten Serang kewalahan untuk merawat situs cagar budaya. Dari 39 situs cagar budaya yang ada di wilayah Kabupaten Serang, baru enam situs yang mendapat pemeliharaan. Sementara sebanyak 33 situs cagar budaya kondisinya‎ belum terawat karena keterbatasan anggaran.

Kasi‎ Pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman Dindikbud Kabupaten Serang Dedi Resminandi mengatakan, situs cagar budaya yang sudah terinventarisir berdasarkan Surat Keputusan Bupati tentang penetapan situs dan benda cagar budaya sebagai aset daerah Kabupaten Serang ada sebanyak 39. Dengan penetapan itu maka pemda berkewajiban memelihara cagar budaya tersebut. Namun, karena keterbatasan anggaran belum semua situs cagar budaya yang sudah ditetapkan mendapatkan perawatan.

“Semuanya sebetulnya butuh penataan atau pemeliharaan, karena ini kan merupakan aset Pemerintah Kabupaten Serang dalam kontek pelestariannya, misalnya kita melihat Tasikardi (objek wisata air yang ada di Kecamatan Kramatwatu-red), yang dipelihara kaitan pelestarian cagar budaya itu bukan secara kesuluruhan, tetapi kita mah hanya benda yang memiliki usia ratusan tahun,  yang memiliki nilai sejarahnya yang kita pelihara, cuma karena memang ini konteknya akan dijadikan pariwisata makanya oleh pemerintah pusat dibangun tempat kenyaman untuk wisata,” katanya, Senin (29/1/2018).

‎seperti dilansir Bantennews.co.id, ia mengatakan bahwa berdasarkan data yang dimilikinya, dari 39 situs cagar budaya yang sudah ditetapkan, baru 6 situs cagar budaya yang‎ sudah mendapatkan pemeliharaan seperti kaitan dengan paving blok sekitar situs dan pemagaran, sehingga ketika pengunjung datang bisa lebih nyaman.

“‎Enam situs cagar budaya itu antara lain Makam Kramat Kole di Pamarayan, Bendungan Lama Pamarayan, Sultan Ageng Tirtayasa, Situs Patapan, Makam Katengahan Djayadiningrat dan Gunung Santri,” katanya. (red)

Related posts:

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY